Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Berita

Cegah Pengambilan Galian C dari Dalam Kawasan TNAL

Senin, 10 September 2018

BBTNAL koordinasi dengan DLH Kota Tidore Kepulauan

Cegah Pengambilan Galian C dari Dalam Kawasan TNAL
ksdae.menlhk.go.id
Peringatan larangan pegambilan Galian C

Tidore -- Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Weda Balai Taman Nasional Aketjawe Lolobata (TNAL), Raduan SH beserta beberapa staf bersilahturahmi sekaligus berkoordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore Kepulauan di Kelurahan Gamtufkange, Soa sio, Senin (10/8/2018). Kunjungan diterima Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tidore Kepulauan, Dra. Nurbaity Fabanyo

Dalam kunjungannya, Raduan menyampaikan, aktivitas pengambilan bahan galian golongan bebatuan galian C di Sungai Tayawi sudah mengkhawatirkan. Sebab, aktivitas pengambilan batu kali sudah berada di sekitar pintu angin yang merupakan batas menuju ke dalam kawasan taman nasional. Padahal telah terpasang papan informasi mengenai imbauan pelarangan pengambilan bahan galian C berupa batu kali yang dibuat Dinas Lingkungan Hidup Tidore Kepulauan.

Baca Juga: TNAL Gelar Diskusi Pengelolaan ODTWA Tayawi

Menanggapi itu, Nurbaity menyatakan sangat mendukung TNAL karena sebagian besar wilayahnya berada di Kota Tidore Kepulauan. Harapannya Balai TNAL dan Dinas Lingkungan Hidup Tidore Kepulauan bersinergi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak organda (angkutan truk) untuk tidak melakukan aktivitas galian C di dalam kawasan Taman Nasional. 

Rencananya, sosialisasi akan difokuskan di wilayah Oba dan Oba Utara yang terindikasi adanya aktivitas galian C ilegal. Ia berharap dengan adanya sosialisasi, masyarakat maupun pihak organda dapat menyadari pentingnya keberlanjutan pemanfaatan sumber daya seefisien mungkin dengan mengedepankan nilai lingkungan.

Baca Juga: TNAL dan PT Antam Lanjutkan Kerjasama

Kepala SPTN I Raduan, SH menginformasikan, Resort Tayawi yang berada di kelompok hutan Aketajawe (Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Weda) memiliki luas 20.634,46 Ha secara administratif masuk ke dalam wilayah Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Di dalam Resort Tayawi terdapat Sungai Tayawi yang merupakan salah satu sungai terbesar di dalam kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata. Kawasan ini merupakan tempat tinggal beberapa spesies dilindungi dan terdapat banyak Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) yang akan dikembangkan. Untuk itu, SPTN I Weda, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata sangat konsen dengan menempatkan beberapa petugas polisi kehutanan dan beberapa tenaga teknis untuk menjaga kelestarian kawasan ini.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR