Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Peran Camera Trap dalam Pengamatan Satwa Liar

Sabtu, 23 Juni 2018

Sudah digunakan di TNGC sejak 2010

Peran Camera Trap dalam Pengamatan Satwa Liar
BTNGC
Macan tutul tertangkap camera trap

CAMERA Trap atau kamera jebak merupakan jenis kamera yang dilengkapi sensor gerak dan panas dan atau termal. Sensor ini akan aktif ketika ada objek bergerak dan atau yang memiliki suhu berbeda dengan lingkungan area cakupan sensor. 
.
Ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan dari penggunaan kamera jebak ini. Diantaranya, dapat melakukan pengamatan terus menerus. Gambar yang terdokumentasi dapat menjadi bukti kuat keberadaan satwa liar yang diamati di alam. Selain itu ukurannya yang relatif kecil tidak akan mengganggu keberadaan dan aktifitas satwa liar di habitatnya.


.
Di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), kamera jebak telah digunakan sejak tahun 2010 hingga saat ini pada kegiatan inventarisasi dan monitoring macan tutul Jawa. Memang inovasi teknologi dalam konservasi ini telah banyak digunakan dalam pengamatan satwa liar.
.
Di kawasan TNGC sendiri terdapat 20 jenis satwa liar, di antaranya macan tutul Jawa, trenggiling, kijang, musang rase, musang leher kuning, landak Jawa dan babi hutan. Kamera jebak digunakan untuk mengetahui keberadaan maupun populasi satwa liar di alam. Penggunaannya sangat fleksibel, efisien dan data yang diperoleh relatif akurat. Sehingga sangat membantu dalam usaha konservasi satwa liar.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR