Selasa, 18 Juni 2019
Berita Konservasi

Perdagangan Satwa Dilindungi Berhasil Digagalkan

Kamis, 17 Mei 2018

Sinergi BKSDA dan Polda Kalimantan Selatan

Perdagangan Satwa Dilindungi Berhasil Digagalkan
ksdae.menlhk.go.id
Barang bukti perdagangan satwa dilindungi

Banjarmasin -- Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan menggagalkan perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi undang-undang berupa seekor bekantan berumur sekitar 6 bulan dan 3 ekor anak kucing hutan berumur sekitar 1 bulan di sekitar Pal 7 Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, Rabu (16/5/2018). 

Berdasarkan keterangan penyidik, AKP Trisna Agus Brata, SH., MH. satwa-satwa tersebut disita dari sopir taksi di lokasi kejadian yang membawanya dari Barabai. Kejadian bermula saat anggota Ditreskrimsus Polda Kalsel, Aiptu Krismandra melakukan kegiatan patroli di sepanjang jalan sekitar Pasar Kertak Hanyar sampai ke Pal 7. Patroli menemukan pelaku membawa satwa-satwa yang dilindungi tersebut. 

Baca Juga: BBKSDA Jatim Ungkap Penjualan Satwa Online

Berdasarkan keterangan tersangka, barang bukti tersebut dititipkan seseorang di Barabai untuk diserahkan ke seseorang di Banjarmasin. Saat ini kasus masih dalam penyidikan di Ditreskrimsus Polda Kalsel. Sementara barang bukti sudah dititiprawatkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) untuk pemeriksaan kesehatan dan perawatan lebih lanjut.

Kepala BKSDA Kalsel, Dr. Mahrus Aryadi mengatakan temuan ini hasil koordinasi sinergis dengan Polda Kalsel dan masyarakat. “Kami berharap ke depan dapat mengurangi kegiatan ilegal trading di Kalsel khususnya,” kata Mahrus. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR