Jumat, 15 November 2019
News & Nature
Konservasi

30 Ekor Tukik Penyu Hijau Dilepas di TN Bunaken

Sabtu, 9 November 2019

Oleh Kepala Balai Taman Nasional Bunaken bersama Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), Lantamal VIII, masyarakat serta wisatawan

30 Ekor Tukik Penyu Hijau Dilepas di TN Bunaken
ksdae.menlhk.go.id
Sebanyak 30 ekor tukik penyu hijau (Chelonia mydas) dilepaskan kembali ke habitatnya, Rabu (6/11/2019)

Manado -- Sebanyak 30 ekor tukik penyu hijau (Chelonia mydas) dilepaskan kembali ke habitatnya, Rabu (6/11/2019) oleh Kepala Balai Taman Nasional Bunaken bersama Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), Lantamal VIII, masyarakat serta wisatawan.

Tukik penyu tersebut sebelumnya telah dirawat oleh Jhon Rahasia, pemilik Cafe Tagaroa di Pulau Siladen. Awalnya Jhon melihat ada pendaratan penyu masuk dalam dapur restoran. Setelah dilihat, ternyata penyu tersebut akan bertelur. Ia kemudian menghubungi petugas Balai TN Bunaken untuk selanjutnya mengarahkan ke pantai yang berada di sekitar lokasi usahanya. Setelah ditunggu sekian lama akhirnya tukik-tukik penyu tersebut menetas.

Baca Juga: Terjerat Jaring, Dua Penyu Berhasil Dievakuasi

Selama ini, Jhon merawat tukik penyu dengan membuatkan pelindung dalam bentuk rumah-rumah dan kolam kecil. 

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Dr. Farianna Prabandari, S.Hut, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, penyu merupakan salah satu satwa prioritas yang harus ditingkatkan populasinya dan dilindungi. "Untuk itu, kami mengapresiasi tindakan Bapak Jhon yang telah bersedia untuk berpartisipasi dalam merawat satwa ini," katanya.

Pelepasan tukik penyu hijau ini bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 5 November 2019. "Sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi bersama masyarakat, wisatawan dan segenap unsur yang ada mari kita jaga dan lestarikan satwa penyu ini," tambahnya.

Baca Juga: TN Bunaken dan Lantamal VIII Gelar Penyegaran MMP

Penyu merupakan satwa yang memiliki peran penting dalam ekosistem perairan laut. Banyak hal yang telah satwa ini berikan pada alam salah satunya menjaga keseimbangan ketersediaan nutrisi pada habitat satwa perairan laut, indikator kesehatan lingkungan pesisir dan berperan dalam mengatur makan bagi ikan karang.

Dalam kesempatan pelepasan tukik turut hadir Asportmar Lantamal VIII Kol. Rumpoko dan Kadisportmar Lantamal VIII serta jajarannya.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR